Halloween party ideas 2015


Pulau Bali, rasanya sudah tidak asing lagi bagi kita. Pulau dengan sejuta pesona keindahan alam dan budayanya ini bukan hanya menjadi tujuan wisatawan dalam namun juga luar negeri. Tak aneh, jika pulau yang biasa disebut dengan Pulau Dewata ini terkenal di dunia internasional


Dengan mayoritas penduduknya yang beragama Hindu menjadikan Pulau Bali juga dikenal dengan julukan Pulau Sejuta Pura. Sejak tiba di Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi akses masuk ke Pulau Bali lewat jalur laut ini suasana bernuansa Hindu sudah kental.

Begitupun dengan alamnya yang indah, pun sudah terlihat saat perjalanan menuju wilayah-wilayah di Pulau Dewata yang menawarkan sejuta pesona destinasi wisata.


Tiba di Gilimanuk dan mulai menempuh perjalanan darat memasuki wilayah Taman Nasional (TN) Bali Barat, Kabupaten Jembrana, Bali, wisatawan akan disambut gerbang Gelung Kori Gilimanuk yaitu masuk-keluar ke/dari Bali. Gerbang tersebut diyakini sebagai pintu keselamatan bagi semua yang mengunjungi atau meninggalkan Bali. Bentuknya unik. Konstruksi bangunannya pasti dihitung cermat agar keempat "kaki" yang melengkung itu dapat menyangga bangunan di puncak yang ada di atas-tengah jalan. Gelung Kori Gilimanuk juga diyakini mampu menetralisir hal-hal negatif yang ingin merusak Bali.

Vegetasi di TN Bali Barat terlihat lebih hijau dan mungkin juga lebih beragam.Pepohonan yang rimbun, akar-akar tua yang menancap kuat di tanah, dan akar-akar gantung yang berderet seperti tirai, membuat suasana terasa berbeda.


Yang tak kalah menarik, di sepanjang ruas jalan di TN Bali Barat, wisatawan dapat melihat kawanan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di pinggir jalan. Banyak sekali jumlah mereka. Umumnya monyet-monyet ini tidak galak dan cenderung ramah. Namun, bukan tidak mungkin bisa berubah galak ketika wisatawan mengganggunya.

Wisatawan dapat sejenak menikmati pemandangan kawanan monyet-monyet ini berkerumun dan bercengkrama. Mereka melompat di antara pepohonan yang ada di sisi kanan dan kiri jalan. Wisatawan pun bisa turun dari kendaraan untuk memberikan makanan kepada monyet-monyet tersebut dan terlihat monyet-monyet itupun saling berebut untuk menyantap makanan yang diberikan.

Momen-momen tersebut tentu bisa diabadikan dan wisatawan bisa mengambil gambar dari kawanan monyet-monyet tersebut.


Pemandangan lain yang bisa disaksikan adalah di mana sesekali ada di antara monyet-monyet tersebut yang menyeberang jalan. Mereka begitu leluasa melintasi jalan untuk menuju pepohonan yang ada di seberang mereka. Dan tentu saja, mereka melintas saat suasana jalan sepi dari lalu lalang kendaraan. (Traveller : Sigit Kurniawan).




Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.