Halloween party ideas 2015


Melihat peninggalan masa lalu, masa kolonial VOC Belanda masih bisa wisatawan temui di Museum Bahari yang terletak di Jl. Ps. Ikan No.1, Penjaringan, Kota Jakarta Utara. Di dalam bangunan berlantai tiga yang didirikan tahun 1652 oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda di Batavia ini wisatawan dapat melihat beragam koleksi seperti perahu dan kapal serta miniatur perahu dan juga foto serta biota laut.


Sementara di sebelah kanan tak jauh dari gudang induk dibangun menara. Sekarang dikenal dengan nama Menara Syahbandar dibangun tahun 1839 untuk proses administrasi keluar masuknya kapal sekaligus sebagai pusat pengawasan lautan dan daratan sekitar.

Sesuai namanya, Museum Bahari tentu menampilkan beragam koleksi kejayaan bahari Nusantara masa lalu. Di antara materi sejarah bahari yang dipajang antara lain perahu tradisi asli Lancang Kuning (Riau), Perahu Phinisi Bugis (Sulawesi Selatan), Jukung Karere (Irian) berukuran panjang 11 meter. Miniatur Kapal VOC Batavia, miniatur kapal latih Dewa Ruci, biota laut, foto-foto dan sebagainya. Selain sebagai pusat informasi budaya kelautan, museum ini juga menjadi tempat wisata pendidikan bagi leluhur baru yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai sejarah kebaharian bangsa tempo dulu.

Awalnya, bangunan Museum Bahari merupakan gudang untuk menyimpan rempah-rempah. Pada tahun 1652, barulah bagian tertua dari bangunan gedung rempah dibangun, yang sekarang dikenal dengan nama Museum Bahari. Gudang rempah tersebut diresmikan sebagai Museum Bahari pada 7 Juli 1977 oleh Ali Sadikin, yang pada waktu itu menjabat Gubernur DKI Jakarta, dengan gudang dan menara-menara kawal VOC di dalamnya.

Museum Bahari menyimpan 126 koleki benda-benda sejarah kelautan. Terutama kapal dan perahu-perahu niaga tradisional. Di antara puluhan miniatur yang dipajang terdapat 19 koleksi perahu asli dan 107 buah miniatur, foto-foto dan biota laut lainnya. Berkunjung ke Museum Bahari, di telinga kita tentu akan terngiang dengan lagu "Nenek Moyangku Seorang Pelaut". 







Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.