Halloween party ideas 2015



Menyusuri jalur perkampungan bahkan sesekali bertanya kepada warga yang ditemui itulah yang saya lakukan, saat menuju Curug Tujuh Bidadari setelah masuk jalan perkampungan karena minimnya petunjuk arah. Namun akhirnya terbayar ketika terlihat terjunan air bertingkat yang jernih dan putih dari kejauhan.

 Curug Tujuh Bidadari merupakan salah satu tempat wisata air terjun yang berada di lereng Gunung Ungaran. Air terjun bertingkat ini dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis pedesaan oleh masyarakat setempat. Mitos yang berkembang tentang air terjun ini adalah konon pada zaman dahulu pernah digunakan sebagai tempat mandi para bidadari yang berjumlah tujuh. Hal ini diperkuat dengan beberapa situs yang dikeramatkan masyarakat setempat di sekitar lokasi.

Terletak di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Curug Tujuh Bidadari bisa menjadi tempat wisata alternatif dikunjungi pada waktu hari libur. Apalagi jika Anda sedang berencana mengunjungi tempat wisata di Kawasan Bandungan maupun Candi Gedong Songo. Mungkin tempat ini bisa masuk dalam daftar perjalanan wisata Anda, karena Curug Tujuh Bidadari letaknya tak jauh dari kawasan objek wisata Bandungan dan Candi Gedong Songo tersebut.

 Curug Tujuh Bidadari memiliki terjunan air tiga susun yang masing-masing terdapat kolam di bawahnya. Dari ketiga susunan air terjun tersebut membentuk tujuh buah air terjun yang bisa dinikmati. Para wisatawan dapat merasakan segarnya kolam dibawah terjunan air atau sekedar duduk-duduk mendengarkan gemericik air dibawah pohon bambu seperti yang saya lakukan.

Menurut warga setempat terjunan air yang aman untuk berenang atau berendam hanya yang terletak di bawah, tumpukan yang atas berbahaya karena kolamnya terdapat pusaran air. Ketinggian air terjun Tujuh Bidadari kira-kira mencapai 10 meter.
    
Sebenarnya untuk mencapai lokasi air terjun Curug Tujuh Bidadari sangatlah mudah, hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari kota Ungaran Semarang dengan menggunakan mobil pribadi. Bahkan bisa kurang dari 30 menit jika menggunakan kendaraan bermotor. Rute menuju Curug Tujuh Bidadari dapat ditempuh dari berbagai arah baik itu dari arah Ambarawa, Ungaran, Temanggung maupun Kendal.


Jika Anda melewati jalur dari arah Temanggung maupun Bandungan maka di sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi dengan pemandangan indah, hawa sejuk pegunungan menyusuri jalan berkelok penuh dengan tanjakan. Tetapi harus waspada, kabut sewaktu-waktu turun.

Di jalur utama Sumowono terdapat petunjuk ke arah menuju Curug 7 Bidadari yang cukup besar ditepi jalan tetapi selepas itu minim penunjuk arah. Karena telah masuk pada jalan perkampungan. Untuk kondisi jalan kelokasi sudah cukup baik dan hanya dibutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai tempat parkir.
   
Harga tiket masuk wisata air terjun ini juga sangat murah, yakni Rp. 3000,- perorang untuk hari biasa dan Rp. 4000,- untuk hari besar atau libur. Sedangkan untuk parkir kendaraan bermotor hanya Rp. 1.000.

Dari tempat parkir menuju lokasi air terjun Tujuh Bidadari hanya sekitar 300 meter. Jarak yang cukup dekat dari lokasi tempat parkir dengan menyusuri jalan setapak dan jembatan dari bambu sambil menikmati panorama keindahan persawahan milik warga setempat.

Di sekitar curug saya sempat bertemu dengan rombongan anak muda yang berkemah dan sedang menyiapkan api unggun. Ternyata di lokasi sekitar curug terdapat tanah lapang yang sering digunakan untuk camping.

Salah satu peserta camping warga Boja Kendal, Dikky, bersama rombongan sering mengadakan camping dikawasan curug tujuh bidadari karena ada sensasi berbeda. Menikmati gelapnya malam sambil mendengarkan gemericiknya air terjun.

Ah, mungkin anak-anak muda yang camping ini ingin bertemu bidadari yang turun untuk mandi. Kapan-kapan saya juga akan kembali menikmati curug tujuh bidadari.(Traveller: Sutini).




Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.