Halloween party ideas 2015


Dubes RI di Turki, Wardana (tengah) bertukar cindera mata dengan Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) Priyadi Abadi (kiri).

Potensi pariwisata dan perdagangan Indonesia dan Turki masih terbuka lebar. Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Wardana, saat menerima rombongan Indonesian  Islamic Tourism Communication Forum (IITCF)  di  Wisma Duta (kediaman Dubes RI di Turki) di Ankara, Sabtu (3/12).

Menurut Wardana, potensi pariwisata dan perdagangan kedua negara,  Indonesia dan Turki, masih banyak  yang bisa dikembangkan. Namun, di satu sisi Wardana mengingatkan meski negara Turki sudah bisa dikatakan aman, namun ia mengingatkan kepada pelaku pariwisata untuk tetap berhati-hati dalam menerima peserta tour ke Turki.

"Sudah terjadi ada peserta tour yang ternyata mereka ingin bergabung dengan gerakan-gerakan di negara konflik seperti Suriah,” kata Wardana.

Sementara itu, Chairman Indonesian  Islamic Tourism Communication Forum (IITCF), Priyadi Pribadi yang membawa rombongan Turkey Muslim Educational Trip mengaku senang menjadi tamu Dubes RI di Turki. “Kami sangat terkesan dengan keramahtamahan  Dubes RI untuk Turki  beserta istri. Mereka  menyambut rombongan kami dengan hangat,  meskipun kami berkunjung pada hari Sabtu atau akhir pekan,” ujar Priyadi.

Dalam kesempatan tersebut, IITCF menyerahkan perangkat shalat yang merupakan kelanjutan dari program Tebar Sejuta Perangkat Shalat ke berbagai tempat, kota, dan negara; buku "Muslim Traveller Solutions" karya Priyadi Abadi, dan cindera mata/plakat.


Rombongan IITCF itu adalah peserta Turkey Muslim Educational Trip.  Kegiatan pelatihan dan pendidikan  (educational trip) wisata halal yang merupakan kerja sama IITCF  dengan Dorak Tour itu diikuti 40 peserta, dan berlangsung 27 November hingga 6 Desember 2016.

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.