Halloween party ideas 2015


Kuliner iwak manuk (ikan burung liar) mungkin tidak begitu familier bagi sebagian orang. Namun di Kudus, Jawa Tengah terdapat kuliner unik ini yang wajib dicoba.

"Warung Makan Iwak Manuk Bu Mun" beralamat di Jalan Raya Kudus - Purwodadi tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus dapat ditempuh dengan perjalanan 20 menit dari Pusat Kota. Menu warung makan sederhana tersebut menyajikan aneka burung liar yang biasanya berseliweran di sawah.    
   
Muntiah atau Bu Mun sapaan akrab pemilik warung makan tersebut merupakan generasi penerus dari warung makan iwak manuk yang dirintis oleh orang tuanya. Usaha yang sudah dirintis sejak tahun 1965 ini, memang menawarkan sesuatu yang lain.

Menurut bu mun, setiap hari setidaknya ada 100 ekor burung laris terjual. ”Kalau sedang ramai, dapat menggoreng hingga 200 ekor burung,” tuturnya.  Burung-burung sawah tersebut didapat dari hasil jaringan para petani sehingga jenisnya bermacam-macam.
   
Untuk harga, tidak perlu khawatir, karena sangat bersahabat dengan isi kantong. Tidak perlu menguras kocek berlebih untuk bisa menikmati sepiring nasi putih panas, seekor burung goreng, sambal dan lalapan.

Setiap hari, warung tersebut selalu dijejali pembeli. Karena itu, jika tidak ingin kehabisan lebih baik pesan tempat terlebih dulu. Maklumlah, meski tak pernah memasang iklan di media, namun warung Muntiah tidak pernah sepi dari pelanggan bahkan jujugan para pejabat yang berkunjung ke Kudus.
   
Kebetulan saya bersama teman-teman, ada kegiatan ke Wilayah Undaan, kami mencoba peruntungan untuk menikmati kuliner spesial ini, bersyukur masih ada beberapa ekor burung yang sudah dibumbui dan siap digoreng. Kami memesan 3 porsi untuk menu makan siang ditemani teh hangat. Zuppp Sedap bangettt....begitulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk mengambarkan rasa gurih krispi dan sedapnya sambel uleg buatan bu Mun, nasi sepiring pun tandas tak bersisa.

Puas bersantap kami berjanji akan kembali. Ah.....meski sebenarnya sudah kesekian kalinya saya maupun teman-teman datang menikmati sensasi kuliner satu ini tetapi pingin dan pingin lagi. (Traveller: Sutini). 



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.