Halloween party ideas 2015


Geliat Korea Selatan (Korsel) untuk membangun berbagai fasilitas yang ramah pada wisatawan muslim (muslim friendly), menjadikan Negara Ginseng tersebut semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan muslim mancanegara.

Tak main-main Korea Tourism Organization (KTO) merilis saat ini Korsel memiliki 28 mushola yang tersebar di beberapa titik. Dengan 11 mushola terletak di lokasi turis utama, dua mushola lain terletak di bandara dan 15 mushola sisanya dioperasikan oleh komunitas Muslim lokal. Di bidang kuliner tercatat sudah ada 252 restoran halal di Korsel, dan 117 di antaranya baru dibangun pada tahun 2017 ini.

Geliat Korsel ini disambut baik oleh Indonesia Islamic Travel Communication Forum (IITCF), salah satu lembaga training center yang giat melakukan berbagai pelatihan dan edukasi kepada para pemilik travel muslim, tour leader muslim dan para pelajar yang bertujuan untuk menciptakan SDM wisata muslim yang berkualitas.

Lewat program Muslim Educational Trip nya, IITCF menggelar pelatihan tour leader muslim ke berbagai belahan dunia seperti Turki, Eropa Barat, Taiwan dan Thailand dan yang terbaru dan masih berlangsung ke Korea Selatan.

Korean Muslim Educational Trip (KOMET) IITCF telah berlangsung sejak Senin 21 Agustus hingga Sabtu 26 Agustus 2017. KOMET IITCF diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari pemilik travel muslim, tour leader leader, tour planner, mahasiswa pariwisata dan wartawan. Berbagai agenda kegiatan dan pelatihan pun digelar di beberapa tempat wisata di Korsel.

“Program ini juga bekerjasama denga local operator Korea Bridge yg mensupport kegiatan educational korea ini sebagai bagian dari pengembangan product wisata muslim nya kepada market Indonesia yg dipandang nya sangat potensial” kata Chairman IITCF Priyadi Abadi, Kamis (24/8).

Banyaknya kegiatan menarik dan beragam tempat wisata yang dikunjungi pada gelaran KOMET ini ternyata membuat sejumlah pemilik travel muslim, dan para pelaku wisata muslim lainnnya tertarik. Mereka pun mendesak IITCF agar kembali menggelar program KOMET angkatan kedua.

Melihat banyaknya peminat, Chairman IITCF Priyadi Abadi pun berinisiatif untuk kembali menggelar Korea Muslim Educational Trip  (KOMET) jilid II yang akan digelar pada 10-15 November mendatang.

“Dikarenakan banyaknya permintaan yang masuk, maka IITCF kembali mengadakan pelatihan Korea Muslim Educational Trip (KOMET) Batch ke-2,” ujar Priyadi.

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.