Halloween party ideas 2015


Indahnya kawasan gunung Muria dapat dinikmati wisatawan dari ketinggian gardu pandang di Bukit Kakas Indah. Salah satu objek wisata di Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang terletak di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe.

Wisata yang satu ini mulai ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Berbekal rasa penasaran, saya pun bersama rombongan berangkat ke destinasi wisata yang sedang ngehit dikalangan kawula muda ini.

Saya sengaja  berwisata pada hari kerja dengan maksud tidak terlalu ramai pengunjung. Berangkat dari Kota Kudus, perjalanan menuju lokasi benar-benar  cukup menantang!!!! Setelah melewati Jalur Wisata Kudus - Colo, masuk ke Desa Ternadi jalanan khas pegunungan yang naik turun menyambut kedatangan para wisatawan. Saya sempat berhenti dirumah salah satu warga yang kebetulan sedang menjemur kopi, musim panen kopi rupanya. Pak Suwarno petani kopi ini, menyambut dengan suka cita. Bahkan saya dan teman-teman disuguhi segelas kopi Muria hasil seduhan istrinya. Pak Suwarno bercerita kalau para petani kopi dikawasan Muria sedang musim panen dan hasilnya menggembirakan.

Puas bertamu, saya melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata gardu pandang yang jalurnya tepat didepan rumah pak Suwarno. Adrenaline kembali dipicu untuk menuju lokasi karena jalanan yang cukup menguras tenaga. Sempat beberapa kali berhenti ketika ada kendaraan roda empat yang lewat. Setelah menempuh perjalanan hampir 20 menit, akhirnya finish. Terlihatlah ramainya pengunjung yang sedang berfoto ria diatas gardu-gardu pandang yang dibuat warga setempat. Heemmmm.....prediksi saya salah!!!! ternyata meski hari kerja tetap ramai pengunjung.

Di objek wisata ini pemandangan yang disajikan memang sangat indah. Terlihat hamparan perbukitan dibeberapa sudut dan nun jauh disana terhampar waduk gunung rawa dikabupaten tetangga. Sungguh menakjubkan!!!!.

Saya yang termasuk pobia ketinggian, nekat naik kesalah satu gardu pandang yang baru dibuat yakni "petarangan ayam". Angin yang sepoi-sepoi dari perkebunan kopi disebelah gardu pandang membuat saya dan teman-teman lupa waktu.

Keramahan warga sekitar yang membuat warung-warung kopi dan jajanan menyapa setiap pengunjung. Termasuk rombongan saya yang telah lelah naik turun gardu padang dan trekking dari satu bukit ke bukit lain. Saya mampir kewarung penuh cinta milik 'Pak Keju'. Pak Keju ini, pengagas dibukanya wisata gardu pandang bukit Kakas Indah.

Pak Keju bercerita awalnya memperkenalkan wisata gardu pandang tanpa sengaja karena dirinya hanya coba-coba, setelah lokasi tersebut digunakan untuk kegiatan even sepeda nasional. Dia membuat satu gardu pandang yang kemudian diunggah ke media sosial (medsos), lantas diikuti oleh belasan tetangganya.

Selain menawarkan pemandangan alam yang indah, bentuk gardu pandang di Bukit Kakas Indah Ternadi juga unik. Tiga gardu pandang di salah satu destinasi wisata alam ini membentuk tulisan yang berbunyi “I love you”. Hal itu lah yang memancing wisatawan makin tertarik untuk mengunjunginya. Demikian juga "petarangan ayam". Puas menikmati wisata gardu pandang, saya coba menuju lokasi air terjun yang berjarak 2 km. Jalan menuju air terjun ini cukup terjal namun melihat jernihnya air terobati rasa lelah.


Sore telah menghampiri, saya dan rombongan bergegas turun karena wisata ini ditutup pukul 17.00 WIB. Untuk menikmati wisata gardu pandang ini, tidak menguras kantong karena cukup bayar parkir saja. Sayonara.....kapan-kapan pasti saya akan kembali untuk nikmati keindahan bukit ini lagi.

Bagaimana? Tertarik untuk berwisata ke gardu pandang di Bukit Kakas Indah Ternadi Kudus? Segera persiapkan diri dan stamina, karena dilokasi ini belum tersedia transportasi umum menuju lokasi. (Traveller: Tini Melati).



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.