Halloween party ideas 2015


Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terkenal dengan kesejukannya sebentar lagi bakal dihangatkan dengan digelarnya Jatim Reggae Star Festival 2017. Kota Batu dipilih menjadi lokasi event yang akan dihelat pada Desember 2017 tersebut. Sebelumnya, perhelatan musik ini sudah digelar di Bali pertengahan tahun lalu.

“Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang menjadi barometer musik Indonesia khususnya musik Reggae dan Kota Batu, Malang, sebagai kota pariwisata berbasis musik akan menjadi paduan yang selaras untuk mendorong bakat dan potensi yang dimiliki muncul ke permukaan,” kata Agung Ngurah sebagai penggagas acara pada saat konfrensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, (21/11)

Menurut Agung, hal tersebut terbukti dengan adanya event musik raggae, dapat menarik antusias geliat pariwisata di daerah. Contohnya saat event musik ragae yang berlangsung di Bali beberapa bulan lalu, dimana wisatawan asing banyak berdatangan untuk menyaksikan perhelatan musik tersebut. "Terlebih Bali sendiri  yang merupakan Surga-nya pelancong dunia pariwisata. Hal ini harusnya menjadi ajang bagi Kementerian Pariwisata melihat hal positif yang dipadukan antara musik dengan pariwisata di daerah,” ungkapnya.

Sebelumnya, konsep konser amal yang diusung pada Bali Reggae Star Festival untuk membangun rasa kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kemanusiaan melalui musik Reggae yang merambah ke berbagai daerah di Indonesia.

Hal demikian bisa terwujud karena keterlibatan berbagai elemen mulai dari musisi Reggae, penikmat dan pecinta Reggae, komunitas sosial, media dan keterlibatan tokoh-tokoh masyarakat dalam gelaran Bali Reggae Star Festival yang dirajut selama 3 tahun belakangan.

“Ya sebenarnya kalau saya simple aja, saya menyambut tantangan yang baik itu, bagaimana ide membangkitkan kearifan lokal bisa dilakukan” kata Feri Yako, selaku promotor acara tersebut.

Lanjutnya, “Sebagai tolak ukur bahwasannya Kota Malang juga melahirkan sederetan musisi dan saya sangat mengiyakan event tersebut,” ungkap Feri Yako

Sebelumnya perhelatan di Bali, disisipkan kegiatan charity, yang tidak hanya menghasilkan Tong Sampah yang disebar di penjuru Bali dan mendermakan hasil amal untuk Pengungsi Gunung Agung, namun Perhelatan di Bali sebelumnya mampu mendorong musik Reggae sebagai mediasi cinta damai baik tersirat dalam pesan maupun secara hidup keseharian.

Jatim Reggae Star Festival 2017 menjadi wadah bersama bagi musisi Reggae se-Jawa Timur untuk menjejak karya-karya mereka sesuai dengan konsep masing-masing, konsep kedaerahan yang membuat ciri khas Reggae Indonesia itu sendiri terlahirkan.

Selain itu event tersebut diharapkan menjadi ajang silaturahmi antara pelaku dan penikmat musik Reggae di Jatim dan juga kota-kota atau daerah di Luar Jawa Timur, sekaligus menjadi momentum meluaskan pertemanan dan karya. Nantinya juga akan mendongkrak potensi wisata di Jawa timur.

Dengan menempatkan Kota Batu Malang menjadi tuan rumah sebagai pelaku dan sekaligus mendorong terjaganya kearifan lokal, dan menempatkan potensi daerah berubah menjadi potensi nasional, setidaknya dari segi seni dan kebudayaan.

Jatim Reggae Star Festival 2017 akan digelar di Stadion Brantas, Kota Batu pada 16 Desember 2017 mendatang. Selain musik akan ada bazaar food and beverage, merchandise, komunitas dan pesta budaya. (Penulis: Rangga Darma)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.