Halloween party ideas 2015


Deru hembusan angin udara pagi serta tetesan embun membasahi setiap dedaunan di desa yang masih masuk kawasan Yogyakarta. Juga nampak hilir mudik warga masyarakat yang memulai aktivitasnya dengan mengayuh sepeda dari desa ke desa.

Kecamatan Playen, Gunung Kidul, daerah yang masih sejuk dengan ikim tropis dan agak jauh dari hingar bingar perkotaan. Persis di Desa Bleberan, tersembunyi pesona air terjun bebatuan  tersusun nan elok. Ditambah lagi dengan kearifan lokal yang sarat akan norma dan nilai adat yang berlaku pada kehidupan dalam kesehariannya.

Genap seminggu saya dan beberapa kawan bergerilya dari Semarang sampai Gunung Kidul Yogjakarta. Seru menarik, seperti salah satu lokasi ini, namanya air terjun Sri Gethuk yang merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, DIY Yogyakarta.

Air terjun ini berada di tepi Sungai Oya, untuk menikmatinya kita harus menyelusuri sungai dengan rakit sederhana yang terbuat dari papan dan drum bekas. Hanya cukup dengan merogoh kocek sebesar 10 ribu rupiah per orang saja untuk membayar mahar, sudah bisa sampai lokasi ini dan menikmati sajian pesona alam yang memanjakan mata.

Tak berapa lama menaiki rakit, terdengar suara gemuruh mulai terdengar. Sri Gethuk menanti dengan pesonanya di depan mata.

Di antara aliran Sungai Oya yang dikelilingi areal persawahan nan hijau, Air terjun Sri Gethuk selalu mengalir tanpa mengenal musim. Gemuruhnya menjadi pemecah keheningan di tanah Gunung Kidul yang terkenal kering yang diidentikan dengan daerah bebatuan kapur.

Sepanjang aliran sungai, perdu dan semak belukar nampak begitu hijau alami di antara kokohnya tebing yang melindunginya pada sisi kiri dan kanan sungai. Selain itu suara rakit yang kami naiki bersatu padu berirama menyibak jernihnya air seakan berpadu dengan nyanyian alam yang asri sungguh menyejukkan jiwa dan intuisi pada saat menuju lokasi air terjun.

Di balik kepopuleran Air Terjun Sri Gethuk ini, menyimpan cerita yang melegenda berkaitan dengan lokasi dan penamaan air terjun ini. Menurut kisah lokal, air terjun ini konon adalah tempat khusus untuk menyimpan kethuk. Khetuk sendiri ialah alat musik gamelan milik makhluk halus, yakni Jin Anggo Meduro. Seperti itulah asal muasal penamaan air terjun ini menjadi Sri Gethuk. Hingga sekarang pada waktu tertentu masyarakat setempat masih sering mendengar sayup alunan gamelan dari lokasi yang mengarah ke air terjun Sri Gethuk.


Pesona batu batuan karst yang terbentuk indah di bawah air terjun tersusun menyerupai undakan laksana tepian kolam renang di hotel mewah. Saat kami memutuskan lebih mendekat dan mandi,  seakan-akan langsung terasa seperti berada di negeri khayalan dimana air jernih memikat mata untuk membunuh waktu berlama lama berada di lokasi ini.

Untuk menuju lokasi Playen serta sejumlah objek wisata lainnya, terdapat banyak penunjuk arah. Sebaiknya apabila menuju lokasi ini mengambil arah melalui jalan beraspal, meskipun jaraknya cukup jauh dibandingkan jika melalui jalan off road. Jalan tersebut lebih baiknya dihindari karena mengingat kondisinya yang lumayan buruk sebab jalannya berbatu dan lembab. (Traveller: Rangga Darma).


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.