Halloween party ideas 2015


Semangat meningkatkan promosi potensi wisata Kalimantan Selatan kembali digaungkan oleh PT.Angkasa Pusa 1 (Persero).setelah sukses menyelenggarakan CDD (Collaborative Destination Development) yakni forum diskusi antar pemangku kepentingan bertemakan “Draws Closer Religious Tourism at South Borneo”. Pada tahun 2016 lalu. PT.Angkasa Pura 1 (Persero) kembali menggelar acara tersebut pada Rabu (6/12), bertempat di salah satu hotel di Kota Banjarmasin. Acara kali ini mengangkat  tema “Potential Toursim Destination at South Borneo” yang bertujuan untuk menggali lebih dalam potensi potensi destinasi wisata yang ada di Kalimantan Selatan dan ikut mendukung program pemerintah dalam peningkatan di bidang pariwisata sebagai mana yang disampaikan oleh Pelaksana tugas sementara Direkktur Utama PT.Angkasa Pura 1 (persero) yang hal ini diwakili Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT.Angkasa Pura 1 (persero), M.Asrori.

Secara terperinci acara CDD ini diharapkan mampu mendukung program pemerintah di bidang pariwisata. Kolaborasi antara pengelola bandara, maskapai penerbangan, agen travel & tourism, serta pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Percepatan pembangunan infrastruktur terutama yang langsung berkaitan dengan pariwisata. "Selain itu CDD diselenggarakan untuk mendukung peningkatan investasi baru yang terkait dengan industri pariwisata serta mendukung tumbuhnya minat wisata di Provinsi Kalimantan Selatan,” terang Asrori.

Selain menghadirkan para pemimpin dari PT.Angkasa Pura 1 (persero), acara ini juga menghadirkan tokoh tokoh penting di Pemerintah Provinsi Kalsel seperti Stah ahli Gubernur  Rifai, hadir Juga Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro  dari Kementrian pariwisata RI. Selain itu sebanyak 120 peserta yang terdiri dari pemangku kepentingan pariwisata, instansi pemerintah provinsi kalsel, TNI,POLRI,BUMN,Civitas akademika, Airlaines, ASITA,PHRI,Air Navigasi Infonesia, CIQ dan Mitra usaha Bandara Syamsudinnor juga hadir dalam partisipasi menyumbangkan ide khususnya untuk kemajuan Pariwisata di Provinsi Kalimantan selatan.

Sebelum Pembukaan acara CDD 2017 ini, dilangsungkan Press Conference bersama awak media yang di hadiri DirekturPemasaran dan Pelayanan PT.Angkasa Pura 1 (persero)  M.Asrori  dan Staf ahli Gubernur Kalsel  bidang Ekonomi Yanuar Rifai, serta Staf khusus Mentri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantaro. Dan Dari Bandara Syamsudinnoor  di wakili Sales Departement Head Zulhaidir.

Provinsi Kalimantan selatan mempunyai daya tarik wisata yang dewasa ini terus berkembang. Tiga jenis potensi wisata yang ada meliputi wisata alam, wisata budaya dan wisata relegi. Hal ini semakin menjanjikan dengan didukung oleh perkembangan trafik penerbangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan pergerakan pesawat tahun 2015 hingga 2019 di perkirakan naik 4% kalau pergerakan penumpang naik 3% serta pergerakan kargo naik 4%. Untuk Tahun 2017 sendiri estimasi jumlah penumpang sebanyak 3,6 juta orang. Sedangkan tahun 2018  diproyeksikan naik menjadi 3,7 juta orang serta tahun 2019 diproyeksikan naik menjadi lebih 3,9 juta orang, hal ini disampaikan Israwadi selaku Corporate Secretary PT Angkasa Pura 1. 

Sementara itu berdasarkan data Dinas Parawisata dan Olah raga Provinsi Kalsel tercatat pada tahun 2015 terdapat 627.853 wisatawan nusantara dan 26.934 wisatawan manca negara yang berkunjung ke Kalimantan Selatan. Dengan adanya kolaborasi diantara seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata di Kalimantan Selatan meningkat menjadi 2 juta untuk wisatawan domestik dan 67 ribu untuk wisatawaan manca negara.

Menurut Israwadi, Manajemen Bandara Syammsudinnor mulai mempersiapakan diri untuk dapat mencapai target pertumbuhan tersebut sedini mungkin. Berapa upaya yang dilakukan diantaranya pembukaan sejumlah rute-rute penerbangan baru selama tahun 2017, seperti tujuan Palangkaraya, Batam, Makassar dan Semarang.kemudian Bandara syamsudinnor ditargetkan selesai tahun 2019 yang akan mampu menampung hingga 8 juta penumpang. (Reporter: Syahri Ruslan).

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.