Halloween party ideas 2015


Jalur wisata edukasi pabrik gula Djatiroto, Jawa Timur terlihat indah jika ditelusuri dari arah perumahan dinas karyawan pabrik di Kamaran Persil Rojopolo. Jalur yang kanan kiri ditanami tebu terlihat indah dengan latar belakang Gunung Semeru dan Gunung Lamongan.

Objek wisata yang indah ini memang perlu sentuhan yang lebih profesional dari pemangku kebijakan. Lihat, sebelum sampai ke pabrik gula Djatiroto tampak sederetan Gunung Semeru dan Gunung Lamongan yang seolah `memagari` Kabupaten Lumajang. Panoramanya sangat indah selain itu ada perumahan Belanda yang masih kokoh di Persil dan konon di tempat itu juga ada Pasar Tumpang. Jalan ke pabrik gula Djatiroto banyak pemandangan menarik salah satunya saat lewati dari arah Desa Rojopolo. Jalur ini sangat layak untuk dijadikan paket wisata.

Jarak dari Persil Rojopolo ke pabrik gula lebih kurang 5 Km merupakan jalan produktif yang diharapkan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat dari sisi wisata karena di samping jalan aspal yang dihotmik itu ada jalur lori atau kereta loko yang dapat digunakan mengantar wisata melihat tanaman tebu dan keindahan lainya di alam terbuka.

Ada kesan indah melintas di jalur Persil ke pabrik selain udaranya segar ada nilai edukasinya yang menggugah untuk kembali lagi.

Pembibitan tebu juga sebagai rangkaian objek wisata edukasi yang disajikan pabrik gula Djatiroto walaupun tidak bisa semua orang dapat masuk ke dalamnya dari jalan yang dibatasi pagar bambu itu kita bisa melihat bibit tebu. 

Kolam renang di sebelah selatan gedung pertemuan GSW pabrik gula Djatiroto bukan tujuan akhir berwisata atau melintas jalur wisata edukasi karena beberapa fasilitas lainnya seperti perumahan jaman Belanda masih berdiri kokoh. Juga kolam renang di sebelah gedung pertemuan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di seberang jalan di Ranopakis.

"Desa penyangga pabrik gula perlu dihidupkan seperti kerajinan, makan olahan dan lainnya sehingga pengunjung atau mereka yang datang ke pabrik mudah memperoleh makan khas, souvernir, makan olahan lainnya," harap Yanti salah seorang wisatawan kepada travelklik.com. 


Wisata edukasi pabrik gula Djatiroto memang masih perlu banyak pembenahan, seperti papan nama atau reklame dan penunjuk arah untuk memudahkan wisatawan yang melintas yang masih minim. (Traveller: Efendi Murdiono)  

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.