Halloween party ideas 2015


Transportasi dan akomodasi menjadi dua bagian penting dalam dunia pariwisata. Seperti dalam pengertian pariwisata yaitu kegiatan manusia yang melakukan perjalanan dari dan tinggal di daerah tujuan di luar lingkungan kesehariannya, maka alat transportasi sangat  dibutuhkan.

Demikian juga dalam pengertian wisatawan merupakan pengunjung yang menginap atau pengunjung yang tinggal di daerah tujuan wisata, akan membutuhkan akomodasi.

Setiap kegiatan wisata tentunya membutuhkan transportasi darat baik berupa mobil, maupun bus, truk, taksi, kereta api. Angkutan transportasi memberikan sejumlah manfaat karena bersifat fleksibel dapat mengantarkan penumpang dari satu tujuan ke tujuan lain.

Berangkat dari hal itu moda transportasi sangat penting dalam menunjang keberlangsungan bagi geliat pariwisata di berbagai dunia, bahkan transportasi jadi ujung tombak dalam peningkatan pariwisata di belahan dunia.

Untuk menunjang moda transportasi pariwisata tersebut, baru-baru ini muncul transportasi dengan teknologi terbaru dengan nama Skyway yang mempunyai nilai strategis dimana transportasi Skyway tersebut sebelumnya sudah diberlakukan di belarus yang merupakan eks dari negara soviet.

Keunikan teknologi Skyway yang ramah lingkungan dan minim akuisisi lahan, serta mampu diimplementasikan diberbagai medan, baik diatas jalan raya, jalur rel kereta api, sungai, laut, dan mampu menjangkau daerah-daerah terpencil, jalur rel string yang dirancang untuk pergerakan mobil rel khusus unibuses. Fitur desain dan solusi inovatif yang unik menjelaskan berbagai keuntungan kecepatan tinggi, keamanan, keberlanjutan dan efektivitas biaya sistem.

Menindaklanjuti beberapa minat kerjasama implementasi SkyWay Technologies di Indonesia, pada hari ini di Hotel Best Western Kemayoran Jakarta berlangsung penandatanganan 2 Nota Kesepahaman, yaitu antara PT. SkyWay Technologies Indonesia dengan Masyarakat Infrastruktur Indonesia, dan antara PT. SkyWay Technologies Indonesia dengan PT. Jorong Port Development.

Selain itu melihat dari tingkat keamanan transportasi Skyway, ekologis dan antiteroris yang belum pernah terjadi sebelumnya dipastikan Skyway mampu berjalan baik karena tidak adanya persimpangan jalan, penyeberangan pejalan kaki dan jalur kontra aliran untuk menghilangkan tumbukan langsung dan samping dari rolling stock.

Hal itu juga diperkuat dengan struktur rel kereta api bertingkat tinggi memiliki margin keamanan sepuluh kali lipat dan hambatan perusakan, sedangkan stok rolling dilengkapi dengan sistem anti penggelinciran. Berbeda dengan sistem transportasi lainnya, kompleks transportasi SkyWay lebih tahan terhadap bencana alam - gempa bumi, tanah longsor, hujan deras, banjir dan kebakaran - karena tidak adanya timbunan tanah dan tanah yang mendasari rawan penghancuran, dan lokasi transportasi di atas tanah.

Sehingga tidak adanya dampak berbahaya pada manusia dan lingkungan terutama disebabkan oleh penggunaan motor listrik dan bahan khusus untuk konstruksi kompleks transportasi. Serta Mengurangi dampak negatif - asap knalpot, kebisingan, getaran, emisi elektromagnetik dan lainnya - dikurangi 15-20 kali lipat dibandingkan dengan transportasi mobil, dan 2-3 kali lipat dibandingkan kereta api (trem) dan monorel.

Merajut hal itu Republik Indonesia adalah salah satu negara Asia terbesar. Populasinya lebih dari 255 juta orang, luasnya adalah 1.919 440 km². Indonesia menempati urutan keempat di dunia dalam hal jumlah penduduk dan tempat keempat belas dalam hal wilayahnya. Indonesia termasuk dalam kategori negara berkembang dengan potensi ekonomi tertinggi. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang terdaftar pada tahun 2015 sekitar 4,8%.

Pihak berwenang Indonesia pada umumnya melakukan upaya aktif untuk pengembangan infrastruktur transportasi. Dalam hal ini, tersedianya sejumlah besar pemandangan sejarah, budaya dan alam, termasuk kepentingan universal, memberikan kontribusi positif terhadap tujuan tersebut.
 Pembangunan infrastruktur, termasuk penerapan sistem transportasi ramah lingkungan, akan meningkatkan minat pada cagar alam dan pertumbuhan pembangunan negara.

“Saat ini kami sudah mempunyai Top 10 Projects yang harus segera kita tindaklanjuti. Keseluruhan Nilai Project tersebut adalah USD 42,532,000,000 atau setara dengan IDR 575,732,354,552,313  untuk pembangunan dan implementasi SkyWay sepanjang 4,167.93 Km. Kami juga didukung oleh Investor yang mampu mengcover 75% CAPEX Project sehingga sisanya memungkinkan bagi Investor local ataupun masyarakat untuk berpartisipasi sebagai investor dalam implementasi ini,” punkas Madinatul Fadilah selaku Country Director PT. Skyway Technologies Indonesia, pada saat penandatanganan MoU di Hotel Best Western, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/12).

Madhina menambahkan, dengan penerapan teknologi transportasi ini memungkinkan masyarakat untuk memiliki transportasi public secara langsung sehingga secara social dan ekonomi tidak ada nada yang terdampak karena sejak awal  berjuang Bersama masyarakat. Petani, Nelayan, Supir Angkutan, Supir Truk, semua bisa membeli saham.

“Teknis dan detail kompensasinya bagaimana ini yang sedang kami matangkan Bersama beberapa kelompok koperasi dan yayasan di Indonesia.” ungkap Madina. (Reporter: Rangga Darma).

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.