Halloween party ideas 2015


Berwisata ke Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, rasanya kurang lengkap jika tak mengunjungi obyek wisata Baturraden. Obyek wisata alam andalan Kota Purwokerto ini selalu menjadi incaran wisatawan yang datang berkunjung saat berwisata di kota ini. Baturraden konon diambil dari nama sepasang kekasih bernama Batur dengan seorang wanita bangsawan bernama Raden. Ada pula cerita mitos lainnya yang dikaitkan ialah jika masa kecil kawan pernah mendengar cerita masyarakat yang melengenda Lutung Kasarung maka tempat inilah yang menjadi latar utama dari dongeng tersebut.

Dongeng Lutung Kasarung berkembang di masyarakat Baturaden, atas alasan inilah lengenda dan dongeng dari lutung kasarung tak luput dari Kawasan Wisata Baturraden. Baturraden sendiri berasal dari kata ‘Batur’ yang dalam bahasa Jawa berarti Pembantu, Teman, atau Bukit dan ‘Raden’ berarti Bangsawan.

Kawasan wisata Baturraden berlokasi di wilayah selatan kaki Gunung Slamet di Banyumas yang merupakan sebuah kawasan populer dengan panorama alamnya yang sangat memukau sehingga menyejukan dan menenteramkan jiwa. Inilah yang membuat Baturraden selalu menjadi tujuan wisata oleh para penikmat jalan ala backpackeran atau bareng keluarga yang notabene banyak pengunjungnya baik dari lokal Pulau Jawa maupun dari berbagai daerah dan juga wisatawan asing.

Nah jika wisatawan sedang mencari tau mengenai referensi tempat wisata Baturraden mana saja yang paling menarik untuk dikunjungi, saya akan mencoba berbagi cerita pengalaman apa saja yang menarik berdasarkan apa yang saya dapatkan.

Diawali dengan Wisata Budaya Grebeg Syura. Jika kawan ingin menyaksikan festival kebudayaan yang ditampilkan tanpa dipungut biaya, maka wisatawan bisa datang ke acara Grebeg Surya yang biasanya diadakan pada bulan Syura (Jawa) yang dalam kalender Islam yaitu bulan Muharam. Pada hari-hari pertama di awal tahun baru Islam. Ini biasanya akan diadakan sebuah ritual yang di dalamnya berisi tari-tarian tradisional seperti Tari Lenger, Calung dan pertunjukan Kuda Lumping. Dan semua pertunjukan itu bisa Anda saksikan secara gratis loh.. asyik kan.

Ada juga Wisata Pemandian Air Panas Pancuran Pitu. Lokasinya tepat berada di wilayah perbukitan Gunung Slamet. Jika wisatawan menapaki perjalanan dari pertigaan Baturraden maka hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit saja untuk bisa ke lokasi. Di lokasi ini kawan bisa menikmati kolam pemandian air panas yang bersumber dari mata air panas alami di kaki Gunung Slamet yang masih terjaga kelestarian airnya. Bonusnya lagi wisatawan disuguhkan dengan pemandangan di sekitar pemandian air panas yanga elok memanjakan mata, pesonanya terpancar dari panorama perbukitan bertumpuk pohon cemara yang masih sangat asri terjaga dengan ditambah udaranya yang bersih dan sejuk jauh dari kata polusi.

Selain itu mandi di air panas pancuran pitu ini juga di percayai dapat memberikan manfaat bagi kesehatan untuk mengatasi berbagai penyakit kulit, membuat tubuh lebih rileks, dan melancarkan peredaran darah. Hal tersebut nampaknya sangat digemari sehingga hal tersebut menjadi kegiatan favorit untuk berendam di kolam Pancuran Pitu.

Lanjut lagi, ada Telaga Sunyi yang terletak di pusat wisata Baturraden. Telaga sunyi merupakan sebuah mata air yang sangat jernih. Air di sini juga sangat dingin dan segar. Namun teramat sayangnya jika wisatawan berkunjung ke telaga ini, kawan dilarang untuk berenang dan bermain air atau mandi. Larangan ini diberlakukan sebagai wujud menjaga keselamatan para wisatawan yang berkunjung.

Selain terdapat pemandian air panas dan telaga, di kawasan wisata Baturraden juga terdapat bumi perkemahan atau camping ground yang biasanya sering digunakan sebagai tempat untuk outbond. Dari informasi yang diketahui bahwa Pada tahun 2001, camping ground Baturaden ini pernah menjadi lokasi Jambore Nasional Gerakan Pramuka. Wah berarti sudah terbilang lama juga ya ternyata.

Di kawasan wisata Baturraden juga terdapat penangkaran hewan endemik hutan tropis, yaitu Kaloka Widya Mandala merupakan kebun binatang yang juga digunakan sebagai tempat wisata edukasi. Tempat wisata ini diresmikan oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Banyumas H. Djoko Sudantoko pada tanggal 17 mei 1995. Pada lokasi Kaloka Widya Mandala terdapat berbagai macam spesies binatang yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Beberapa spesies hewan yang ada dalam taman ini antara lain orang utan, elang, ayam kate, ayam mutiara, rusa, beruk, buaya, ular, kaswari, landak, iguana, cendrawasih, kelelawar, gajah, monyet, dan beberapa satwa langka lainnya. Dan yang menjadikan lokasi ini lebih menarik lagi ada keunikan dari hewan sapi kaki lima, kambing kaki tiga yang menyita perhatian pengunjung karena fenomema unik itu.

Selain itu, ada juga jenis wisata terbilang kekinian sedikit memicu adrenaline bagi kawan untuk mencobanya, Letaknya yang berada di dataran tinggi dan menghadap pepohonan pinus yang segar membuat objek wisata ini memiliki segudang spot foto yang menawan. Untuk menarik pengunjung saat berlibur, adapun pengelola The Geong Baturraden yang berada di Komplek Lokasiwata Baturraden telah berbenah dari segala aspek untuk menyiapkan berbagai wahana demi mendapatkan hasil foto yang unik, disediakan seperti ayunan, sampai sepeda di atas tali yang menggantung. Nampaknya pengelola sangat serius dalam memajukan potensi wisata untuk dikembangkan di kawasan nan sejuk ini. Baru baru ini ada Wahana sepeda gantung (zip Bike) dan ayunan (Swing Mountain) yang diadopsi dari wahana sepeda gantung yang ada di Maribaya Bandung. Wisata tersebut dikhususkan bagi para pecinta foto selfie dan penyuka alam terbuka yang mencari spot foto unik dan penikmat adrenaline yang tidak takut pada ketinggian pastinya.

Agar dapat mencicipi untuk berpose di atas sepeda gantung atau ayunan tersebut, para pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam dalam hanya sebesar Rp 20 ribu sekali naik dan Rp 20 ribu untuk berfoto di ayunan. Dengan latar, jurang di Baturraden dan untuk keamanan dipastikan terjamin, karena didampingi oleh instruktur yang berpengalaman tentunya. Oh iya, tidak perlu khawatir untuk tingkat keselamatan karena pengunjung yang akan naik sepeda gantung nantinya akan dibekali oleh pengaman seperti harnes, webing, carabiner, helm. Bahkan pengunjung juga dapat berfoto dengan berbagai gaya di atas sepeda yang melayang di udara tersebut. Wah.. Wahh jadi serasa ingin mencoba juga kan!

Kawasan Wisata Baturraden saat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar negeri, maka dari itu semakin terlihat menjamurnya tidak sedikit hotel dan vila indah berdiri di kawasan ini untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal di kawasan Baturraden, dengan hawa yang sejuk dan pemandangan yang indah membuat wisatawan betah untuk tinggal di setiap hotel maupun vila yang ada di sini. Dan tentunya dengan budget yang juga bervariatif ya...

Untuk mengunjungi lokawisata Baturraden kalian cukup menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dengan waktu tempuh sekitar 15 menit, jarak dari Kota Purwokerto sekitar 15 km. Jika kalian ingin menggunakan angkutan umum kalian cukup pergi ke terminal utama Purwokerto dan carilah angkutan umum dengan jurusan Baturraden.

Cukup mudah jalur untuk menuju lokawisata Baturaden, namun kalian perlu berhati-hati karena untuk menuju kawasan ini kalian harus menempuh jalan dengan tanjakan yang tajam sehingga disarankan menggunakan kendaraan yang bersuspensi normal. Dan satu lagi tidak lupa untuk mengajak rombongan agar semakin menambah keseruan saat berwisata di Kawasan Baturraden.
Jangan lama lama mikir deh, udah packing lalu kunjungi wisata indah nan asri ini. Semoga saja ditahun berikutnya, lokasi Baturraden mampu menghadirkan Kereta gantung dan wahana canggih lainnya. Apabila terwujud, maka Lokawisata Baturraden dapat menyaingi Universal Studios Singapura dan Disneyland Tokyo versi Indonesia. Kurang kece apalagi coba. (Traveller: Rangga Darma).

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.