Halloween party ideas 2015


Pacitan, Apa yang kita pikirkan ketika mendengar kata kota ini, iya salah kota kecil di Jawa Timur yang begitu eksotis.

Nah, ngomong masalah pantai, malam ini kami, para punggawa yang sehari-hari bergelut di balik mesin produksi jamu tolak angin berwisata ke Pantai Soge, salah satu pantai cantik di Pacitan

Waktu menunjukan pukul 18.00 sore jika pada jam biasanya kami berada di depan mesin produksi tapi tidak dengan malam ini. Dua armada sudah terpakir di depan perusahaan tempat biasa kami bekerja.

(Foto: www.yukpiknik.com)
Malam masih ramah, gemuruh kota Ungaran sudah mulai pudar langit senja pun masih terlalu manis untuk digantikan gemerlap bintang malam. Rombongan kami yang berjumlah sekitar 30 orang ini tengah bersiap siap untuk melakukan perjalanan ke pantai di Pacitan yang akan menjadi kota destinasi wisata kami.

Waktu menunjukkan pukul 19.30 ternyata, dan setelah persiapan selesai perjalanan dimulai. Dari Ungaran kami memulai perjalanan dan dibutuhkan sekitar 6 sampai 7 untuk sampai di Pacitan tepatnya di lokasi pantai.

Gurat cerita, alunan gitar dan candaan terus terlontarkan di dalam armada yang kami tumpangi, rasa penak seketika berganti suasana gelak tawa yang sepertinya tidak berlalu lagu demi lagu terus bergantain saut nyanyian terus mewarnai perjalanan kami.

Selaras dengan ini memang acara menginap dan atau refreshing di Pantai Soge sengaja dikemas dalam hangatnya keakraban tentunya agar mempererat hubungan persaudaraan.

Tak terasa armada kami sudah masuk di kota kecil yang eksotis yaitu Pacitan, dan kerennya tak begitu sadar kita sudah mulai mendekati pantai yang kita tuju.

Jalur Perjalanan Menuju Pantai Soge

O iya for your info brother, untuk menuju Pantai Soge dari Pacitan, kota berjarak sekitar 24 kilometer yang mampu ditempuh kendaraan umum (bus) sekitar 30 menit, sementara dari Surabaya waktu tempuh sekitar 7 jam, dari Tulungagung 3,5 jam, sedangkan dari Solo 4 jam. Dari Kota Pacitan ke Pantai Soge dapat ditempuh 2 jam perjalanan pakai motor atau mobil.

(Foto: wisata-indonesia.blogspot.com)
Rutenya dari kota ke arah timur, terus ke Kecamatan Tulakan, lanjut ke timur lagi ke Kecamatan Ngadirojo, biasanya sering disebut Lorok, lanjutkan terus ke arah Pasar Lorok atau Pasar Wiyoro, lanjutkan lagi sampai bertemu pertigaan yang ke kiri ke arah PLTU atau Trenggalek, pilih jalan yang kearah kanan.

Dan Bonua di sepanjang perjalanan kita bakal menemui pantai-pantai seperti Pantai Taman, Pantai Tawang, setelah itu terus sampai di Desa Sidomulyo. Setelah sampai desa itu, sepanjang pantai di kiri jalan itulah Pantai Soge.

Daya Tarik dan Wahana

Letak pantai yang berada di pinggir jalan raya ini menjadi daya tarik utama Pantai Soge, ditambah adanya muara yang menambah keunikan pantai ini

Alur muara sungai berkelok mengitari pasir putih yang membentang di tengah hingga jarak radius 150-an meter sehingga memberi ruang cukup luas bagi wisatawan untuk bermain apa saja dan menikmati keindahan wahana alami pantai.Sementara debur ombak terus bergulung dan memecah di tepian Pantai Soge.

Muara di pantai Soge. Masih ada satu lagi wahana hiburan yang bisa dinikmati oleh pengunjung selain sekadar berdiri memandangi ombak di tepian pantai, bermain air, ataupun sekadar nongkrong di bawah pohon kelapa sembari menikmati sajian es kelapa muda. Wahana itu adalah danau kecil yang terbentuk karena air laut tidak sepenuhnya tertarik ke tengah laut saat terjadi fenomena air surut, dan terpisah oleh gundukan pasir putih yang membentang di tengah.

Danaunya tidak terlalu luas, tetapi sudah cukup untuk manuver speed boat atau kapal cepat kecil ataupun perahu wisata yang disewakan sejumlah nelayan setempat

Selain posisinya yang teduh di pinggiran kebun kelapa, hanya dengan biaya Rp 15.000 per orang, pengunjung bisa menyewa jasa perahu wisata atau speed boat kecil untuk mengitari danau tersebut hingga beberapa kali putaran.

Okay back, Sekitar pukul 01.30 kami tiba di Pantai Soge sesampainya di parkiran lokasi wisata kami bergegas mengambil perlatan camping yang memang sudah kami konsep sedari rumah, angkat junjung bergegaslah kami menyalakan api pembakaran dan yak pesta pantai dimulai.

Bersama angin pagi, dan gemuruhnya angin fajar di tepian Pantai Soge acara dimulai tikar kita gelar, matras kita gelar dan yap beberapa ekor Gurame yang nyingsep kata orang Jawa di dalam kantong plastik mulai dibumbui.

Bakar bakar, kata yang tepat buat mengambarkan suasa ini malam, beberapa personil mulai ambil jobdesk masing masing ada yang sibuk bermain gitar untuk membunuh waktu ada yang sibuk membakar si gurame dan ada yang sibuk bertingkah tengil dan latihan jadi orang gila eitsss, serem amat yak....wkwkwk.

Nggak butuh waktu lama, kurang lebih 5 kilo ekor gurami sudah dibakar dan matang oleh tangan tangan terampil ini, personil merapat ke satu titik kumpul nasi mulai diratakan dengan pasir. Eitss sudah diberi alas, dan yak

Eksekusi makan bareng ala travellers dimulai. Ada gurame lengkap dengan nasi dan sambal ada atap beralaskan langit dan tiup mesra angin pagi, nunggu apalagi yak eksekusi lah.

Selepasnya acara makan dimulai, pesta pantai bahasa kita dimulai, bercanda dan gila-gilan dimulai dari bahasan hal kecil sampai bahasan hal konyol mulai berhamburan dan engak ketingalan alunan petikan gitar hadir.

Tak terasa waktu terus berjalan, malam semakin berlalu pagi dan langit menunjukkan fajar pagi jam 05.30 ternyata, tak begitu lama sambut mesra langit pagi Pantai Soge menyapa kami. Kami mulai cari posisi menikmati suasana pagi pantai, ada yang jalan tanpa arah ya kan ada yang mulai cari posisi buat melepas tawa dan yang lebiuh banyak ambil posisi dan lokasi untuk mengandikan gambar lengkap dengan peralatan foto yang kami bawa.

Jadi briliant idea panitia waktu memutuskan untuk mengunjugi Pantai Soge, selelahnya kami dengan kesibukan sendiri tidak begitu lama kami kembali satu titik di poros tengah bibir pantai ada satu orang membeli benda ajaib untuk kebersamaan iya, adalah Bola Plastik haha engak ada lapangan bibir pantai pun jadi. Kembali keseruan dan canda tawa terurai dari raut mereka orang orang yang di satukan dan diikat rasa persaudaraan.

Tak terasa, waktu berkunjung di Pantai Soge telah selesai. Sekitar jam 08.30 pagi kami meningalkan Pantai Soge dan melanjutkan ke destinasi lain, yaitu Goa Gong yang masih di kota yang sama. Menyenangkan. (Travellers : Nukhan Dzu)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.