Halloween party ideas 2015



Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dilaksanakan di Danau Cimpago, Pantai Padang, Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2).  Acara puncak hari bersejarah bagi jurnalis nasional itu  dihadiri  Presiden RI Joko Widodo bersama Hj Iriana Jokowi dan para Menteri Kabinet Kerja.  Presiden mengatakan, pers semakin diperlukan ditengah kemajuan teknologi digital dan banyaknya potensi informasi yang keliru di masyarakat.

"Saya percaya bahwa di era lompatan-lompatan kemajuan teknologi, di era melimpahnya informasi dan melimpahnya misinformasi, justru pers makin diperlukan," kata Presiden.

Menurut Presiden, di tengah persaingan alur informasi melalui sebaran dari media sosial, Jokowi menjelaskan media massa semakin diperlukan untuk menyebarkan kebenaran, fakta-fakta dan penegak aspirasi.

Presiden menjelaskan, media juga diperlukan untuk membangun kehidupan peradaban dan kebudayaan baru ditengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menilai peran pers sangat diperlukan dalam memberi masukan dan pandangan kepadanya sekaligus penegak aspirasi masyarakat. 

Gubernur juga mengajak insan pers Banua bersama-sama pemerintah daerah untuk membangun Banua Kalimantan Selatan terlebih dalam mempromosikan pariwisata guna mensejahterakan masyarakat. 

Pria yang akrab disapa Paman Birin ini menilai, Kalimantan Selatan merupakan provinsi yang kaya akan potensi wisata namun belum terekspos dengan maksimal, sehingga dengan terselenggaranya HPN 2018, diharapkan dapat menjadi momentum promosi wisata banua.

Sebelumnya, dalam rangka mengenalkan destinasi unggulan pariwisata daerah, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noo, Selasa (6/2), melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pariwisata RI.

Dalam kunjungan didampingi sejumlah pejabat antara lain Asisten II Setdaprov H Hermansyah, Kadis Pariwisata Heriansyah, Kadishut Hanif Faisol Nuurofiq, Karo Humas dan Protokol Kurnadiansyah dan Staf Ahli Gubernur Rizal Akbar, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku terkesan dengan pemaparan destinasi wisata Banua disampaikan Gubernur Kalsel.

Arief menyatakan siap membantu pengembangan pariwisata di Kalsel, termasuk pembangunan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kalsel.

Menurut  Arief, sebagaimana info dari Kementerian Koordinator Perekonomian, salah satu daerah di Kalsel, yaitu Kotabaru, akan dijadikan sebagai kawasan ekonomi khusus.

"Kami dari Kementerian Pariwisata siap membantu untuk membangun kawasan ekonomi khusus di Kalsel di bidang pariwisata," tandas Arief.

Dengan dibangunnya KEK di Kalsel, lanjut Arief,  menjadi peluang besar untuk menarik investor dan membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, keberadaan KEK nantinya akan didukung dengan fasilitas dasar yang akan dibangun pemerintah pusat, seperti bandara berkelas Internasional, pelabuhan, air, listrik, dan akses internet.

Dicontohkan pria yang pernah menjabat sebagai Kakanwil Telkom Kotabaru itu, perwujudan KEK yang paling maju adalah Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari KEK ini investasi besar masuk. Contoh lain yang dibangun dan dikembangkan adalah KEK Bangka Belitung.

Selain mendukung pembangunan KEK di Kalsel, Arief juga mengakui salah satu even pariwisata di Kalsel, yaitu Festival Budaya Pasar Terapung, masuk dalam kalender pariwisata nasional.  Oleh karena itu, dengan diusulkannya Kotabaru sebagai KEK pertama di Kalsel dan masuknya Festival Budaya Pasar Terapung sebagai salah satu even pariwisata nasional, dapat menjadi contoh untuk terus mengembangkan sektor pariwisata di Kalsel.

“Karena KEK boleh lebih dari satu dan even pariwisata nasional juga boleh lebih dari satu dari setiap daerah,” jelas Arief. (Reporter: Syahri Ruslan).

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.