Halloween party ideas 2015


Aplikasi Go Kelotok kini hadir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk melancarkan transportasi sungai. Program tersebut sebagai salah satu program Banjarmasin Smart City yang diresmikan Rabu (28/2). Aplikasi itu sebagai upaya untuk menghidupkan kembali transportasi sungai khususnya di Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina meyakini, aplikasi “Go Kelotok” dalam program Banjarmasin Smart City akan makin menghidupkan jasa transportasi sungai di Kota Seribu Sungai ini. “Go Kelotok”, kata Ibnu Sina juga akan memberikan kemudahan dari segi harga dan kepastian masyarakat dalam membutuhkan jasa transportasi sungai.

“Seperti aplikasi Gojek atau Grab juga pada jasa transportasi darat dalam memberikan kemudahan pemesanannya,” ungkap Ibnu Sina.

Sebagai kota yang memiliki 120 aliran sungai aktif, Banjarmasin harus terus bisa memanfaatkan transportasi air sebagai alternatif jalur transportasi untuk mengatasi terjadinya kemacetan di jalur darat.


Menurut walikota program kerja pada tahun ini untuk memperbaiki, merevitalisasi dan membersihkan sungai-sungai daerah kita ini, tidak hanya untuk melancarkan trasportasi sungai tapi juga untuk pengembangan pariwisata.

Ibnu Sina mengungkapkan, jumlah Kelotok ada sekitar 80 unit yang aktif. “Tapi baru 15 driver kelotok yang sudah ikut program aplikasi ” Go Kelotok” ini, sebagian lain secara bertahap akan difasilitasi pemerintah kota untuk juga masuk,” kata Ibnu.

Sementara untuk menghidupkan transportasi sungai, guna pengembangan pariwisata pihak Pemkot Banjarmasin sudah membuat atau membangun lima dermaga di sejumlah sungai di Kota Banjarmasin.

Sementara, menurut Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin Ir. H. Khujaimi  aplikasi Go Kelotok hanya melayani penumpang rombongan atau grup. Untuk tahap awal warga dapat memesan tiket kelotok melalui aplikasi yang disediakan oleh Pemko Banjarmasin. (Reporter: Syahri Ruslan) 

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.