Halloween party ideas 2015


Jika Jakarta punya kawasan wisata Kota Tua, ternyata Semarang, Jawa Tengah juga memiliki kawasan wisata serupa. Sebuah kawasan peninggalan masa lalu itu dikenal dengan sebutan Kota Lama Semarang.

Di Kota Lama Semarang, kita bisa melihat beragam bangunan kuno berarsitektur Eropa tahun 1700-an. Kawasan ini, dulunya merupakan pusat perdagangan dan pemerintahan Kota Atlas di abad 19-20.

Bagi warga sekitar, kawasan Kota Lama Semarang sering disebut dengan sebutan Outstadt. Ada pula sebutan lain yakni Little Netherland, disebabkan lantaran sekeliling Kota Lama Semarang terdapat bangunan khas Eropa. 

Memasuki kawasan Kota Lama Semarang, memang serasa kita akan kembali ke masa lalu di abad ke-18 atau era pemerintahan Hindia Belanda. Suasana sekeliling dengan gedung-gedung tua di kanan kiri jalan seakan membawa kita dalam nostalgia masa silam yang begitu panjang. Kita bisa mencicipi secuil Eropa disini.

Bangunan-bangunan tua dengan daun pintu besar yang dihiasi kaca patri di kawasan wisata Kota Lama Semarang terlihat masih berdiri kokoh dan tampak terawat. Di beberapa gedung, tampak sudah dimodifikasi meski dengan tidak meninggalkan kesan masa lalu. Semua ini, menjadi tempat yang diburu bagi para pencinta fotografi tentunya.

Beberapa wisatawan yang datang, tampak memanfaatkan spot-spot menarik untuk berselfie. Bangunan-banguan bergaya Hindia Belanda dengan pintu tinggi dan jendela besar, tembok-tembok tua yang termakan usia, lampu jalan yang klasik, lorong-lorong yang tenang dan terkesan misterius, semua akan menjadi latar bahkan obyek bidikan yang sempurna.

Ada banyak destinasi menarik yang bisa kamu jumpai di kawasan wisata Kota Lama Semarang. Beberapa ada yang masih mempertahankan bentuk aslinya. Namun ada juga yang sudah mendapat sentuhan modern.

Beberapa destinasi yang bisa kita lihat di antaranya, Gereja Blenduk yang dibangun pada tahun 1753. Gereja Blenduk merupakan gereja tertua di Jawa Tengah. Nama sebenarnya adalah Nederlandsche Indische Kerk atau Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel.

Obyek lain, adalah Taman Srigunting yang berada tepat di sebelah timur Gereja Blenduk. Awalnya taman ini bernama Parade Plein yang sering digunakan sebagai tempat latihan baris-berbaris tentara Belanda.

Pasca kemerdekaan, Taman Srigunting sempat ditutup untuk masyarakat umum. Baru di tahun 2001, warga boleh berkunjung secara leluasa di sini. Bahkan sejak tahun 2004, mulai dibangun sarana rekreasi yang membuatnya semakin nyaman dikunjungi.

Kini, ada berbagai kegiatan yang bisa kamu lakukan di Taman Srigunting. Mulai dari duduk santai, menikmati pertunjukan musik dari seniman lokal, berkumpul dengan komunitas, sampai wisata kuliner. 

Bagi wisatawan yang gemar mengoleksi barang antik, di kawasan wisata Kota Lama Semarang juga ada pasar klitikan. Lokasinya tepat di jalanan di antara Gereja Blenduk dan Pasar Srigunting.

Berbagai macam barang antik dijual di sini. Di antaranya ada uang kuno, lukisan, setrika arang, boneka, radio, setrika, televisi, mesin tik, kamera polaroid, sampai motor jadul.

Obyek wisata lain yang bisa wisatawan kunjungi adalah Semarang Contemporarya Art Gallery dan Old City 3D Art Museum Semarang.

Kawasan wisata Kota Lama Semarang dapat dikunjungi setiap hari selama 24 jam penuh. Kamu juga tak perlu membayar tiket masuk kalau hanya sekedar berjalan-jalan di luar gedung.

Akan tetapi, masing-masing objek wisata biasanya memiliki jam operasional dan harga tiket masuknya masing-masing. Jadi kalau kamu berniat mengunjungi salah satu atau beberapa di antaranya, lebih baik cari informasi lengkapnya terlebih dahulu.

Kamu bisa mencapai kawasan wisata Kota Lama Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Berikut ini rute yang bisa kamu ikuti.

Kendaraan Pribadi:

Dari Yogyakarta, jalur tercepat yang direkomendasikan adalah lewat Klaten – Boyolali – Salatiga. Jaraknya sekitar 135 km dan dapat ditempuh dalam 3 jam perjalanan. Namun, dapat juga kamu mengambil rute Magelang – Bawen atau Magelang – Kopeng.

Di Salatiga, masuk ke tol menuju Tol Semarang – Solo, Tol Tembalang – Ungaran, – Tol Srondol – Jatingaleh, Tol Tanjung Emas – Srondol, dan keluar di Pasar Johar.

Ambil jalan ke kiri menuju Jl. Kaligawe Raya. Tinggal lurus terus dan ikuti jalan utama sampai melewati Terminal Terboyo dan Satlantas Semarang. Kawasan wisata Kota Lama Semarang ada di kanan jalan.

Dari Demak juga hampir sama. Ikuti saja Jl. Raya Pantura hingga melewati Terminal Terboyo dan Satlantas Semarang. Maju sedikit sampai kamu melihat bangunan-bangunan kuno di kanan jalan. Itulah kawasan wisata Kota Lama Semarang.

Kalau kamu bertolak dari arah Barat seperti Kendal, masuklah ke Jl. Pantura Semarang – Kendal. Ikuti jalan utama sampai masuk ke Jl. Walisongo – Jl. Siliwangi – Jl. Jenderal Sudirman.

Di persimpangan Tugu Adipura, ambil jalan ke kiri menuju Jl. Indraprasta – Jl. Kapten Piere Tendean – Jl. Pemuda. Di pertigaan Pasar Johar lama, belok kiri menuju Jl. Kolonel Sugiono.

Lalu, belok kanan di perempatan menuju Jl. Imam Bonjol. Lokasi Kota Lama Semarang ada di setelah jembatan. Kalau bingung, lihat saja peta Kota Lama Semarang di atas.



Kendaraan Umum:

Seperti Simpang Lima dan tempat wisata lain di Semarang, Kota Lama mudah diakses dengan kendaraan umum. Terutama BRT Trans Semarang yang tersedia dari terminal, bandara, dan pelabuhan.

Kawasan wisata Kota Lama Semarang dilewati oleh dua rute BRT, yakni koridor II dan koridor IV. Koridor II bisa diakses dari Terminal Terboyo, sedangkan koridor IV dapat dinaiki dari Stasiun Tawang, Poncol, dan Bandara Ahmad Yani.

Sebenarnya, dari Stasiun Tawang kamu bisa langsung jalan kaki karena stasiun ini sudah termasuk dalam kawasan wisata Kota Lama Semarang. Kalau mau ke Taman Srigunting, jaraknya hanya 550 m.

Sementara itu, dari Pelabuhan Tanjung Emas kamu bisa naik koridor III dan turun di shelter Raden Patah. Lalu, berjalanlah ke arah barat menyusuri Jl. Letjen Suprapto sekitar 250 m.

Kalau dari Terminal Mangkang atau Penggaron, naiklah koridor I. Lalu, oper ke koridor II di shelter Balai Kota.

Kalau mau lebih nyaman lagi, kamu bisa naik bus wisata gratis yang disediakan pemerintah Semarang. (Traveller: Sigit Kurniawan) 


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.