Halloween party ideas 2015


(Foto: www.bisnis.com)
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur, tak banyak berpengaruh kepada perekonomian. Namun, PSI mengingatkan peristiwa tersebut bisa berdampak pada kinerja pariwisata nasional. “Yang mesti diwaspadai kinerja industri pariwisata nasional bisa terkoreksi. Target-target mungkin berat tercapai,” ucap Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis, Rizal Calvary Marimbo, di Jakarta dalam keterangannya yang diterima redaksi travelklik.com, Selasa (15/5). 

Rizal mengatakan, industri ini sangat sensitif terhadap masalah keamanan. Apalagi Surabaya dekat dengan destinasi-destinasi andalan pariwisata nasional seperti Bali, Lombok serta Banyuwangi. “Tidak saja karena Surabaya kota terbesar kedua, tapi juga dekat dengan destinasi pariwisata andalan kita,” ucap dia.

Rizal mengatakan, bom Surabaya tak berpengaruh banyak kepada stabilitas perekonomian.  Di dalam negeri, masyarakat sudah tidak terpengaruh lagi dengan isu-isu kegiatan terorisme. Sehingga aktifitas ekonomi akan berjalan seperti biasa. “Fundamental ekonomi kita sudah sangat kuat. Tidak apa-apa," ucap dia.

Hanya saja yang mesti diantisipasi sektor pariwisata, sebab di luar negeri muncul persepsi rendahnya rasa aman di dalam negeri. Sehingga untuk sementara waktu, wisatawan manca negara (wisman) dapat saja melakukan penangguhan kunjungan ke Indonesia. “Ini yang harus kita waspadai dan antisipasi,” ucap dia. (Sumber: Redaksi).

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.