Halloween party ideas 2015


Satu dari tujuh resolusi Mudzakarah Pendekar Internasional yang digelar pada Jumat-Sabtu, 4-5 Mei 2018, menyepakati untuk memiliki duta pencak silat tingkat nasional dan internasional. Dimana duta pencak silat ini akan menjadi representatif dari Mudzakarah Pendekar Internasional  dalam mengenalkan dan menyebarkan semangat seni bela diri pencak silat ke seluruh dunia.

“Salah satu pendekar pencak silat yang kami sepakati untuk menjadi Duta Pencak Silat Internasional adalah Cecep  Arif Rahman, pimpinan Padepokan Kasundan Panglipur, Garut Jawa Barat,” kata salah satu inisiator Mudzakarah Pendekar Internasional, Ki Muhammad Hasan Gaido, yang juga pendiri Padepokan Pencak Silat Gunung Karang dalam keterangan resminya di Jakarta yang diterima redaksi, Kamis (10/5).

Menurutnya, sosok pendekar sekelas Cecep layak untuk menjadi Duta Pencak Silat Internasional. Terlebih, nama besar dan keilmuannya dalam seni pencak silat sudah tidak diragukan lagi. Selain menjadi guru dan pimpinan dari sebuah padepokan pencak silat ternama sekelas  Padepokan Panglipur, Cecep juga dikenal sebagai aktor laga dunia, khususnya pencak silat.

“Maka tidak salah kiranya kami memilih Kang Cecep untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai duta pencak silat Internasional,” ujar Hasan Gaido.

Ke depannya, kata Hasan Gaido, selain menjalankan tugas sebagai duta pencak silat, pihaknya meminta yang bersangkutan bersama Mudzakarah Pendekar Internasional dan berbagai pihak untuk terus akan mendorong UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) untuk mengakui seni bela diri pencak silat sebagai warisan budaya tanpa benda khas Indonesia.

“Pengakuan dari UNESCO diharapkan menjadikan seni bela diri pencak silat tetap lestari dan dikenal di seluruh dunia,” tegasnya.

Diharapkan Duta Pencak Silat Internasional juga turut terlibat langsung dalam upaya Muzakarah Pendekar Internasional dalam mendorong pemerintah menjadikan pencak silat sebagai produk budaya unggulan tanah air. “Termasuk untuk dikembangkan di berbagai bidang seperti budaya, pariwisata, dan perfilman,” ujarnya. (Sumber: Redaksi)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.