Halloween party ideas 2015


Dengan menduduki peringkat keempat dunia sebagai negara tujuan investasi versi United Nations Conference on Trade and Developments, ini menjadikan Kabupaten Lumajang didatangi investor asing dalam sisi kepariwisataannya.

Untuk kedua kalinya, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat “Stern Resourches” ingin menanaman investasinya di pengembangan dan pengelolaan wisata alam di Lumajang.

Beberapa waktu yang lalu, Plt Bupati Lumajang, dr Buntaran Supriyanto, M. Kes kepada media mengatakan jika kedatangan Direktur Pengembangan Bisnis Stren Resourches, Dinnah Tanuharja didampingi oleh Kepala Bakorwil V Jember Tjahjo Widodo menemui pihaknya guna membicarakan masalah investasi kepariwisataan.

Plt Bupati yang didampingi oleh Kepala Bappeda, Disparbud dan Dinas Penanaman Modal dalam menerima kedatangan mereka.

“Disini sebuah perusahaan asing ini sangat tertarik dalam mengembangkan obyek wisata, antara lain hutan bambu di Desa Sumber Mujur Kecamatan Candipuro dan Puncak B-29 yang berada di Desa Argosari Kecamatan Senduro,” jelas dr Buntaran saat dimintai keterangan sebelum dirinya melakukan mudik lebaran.

Dr Buntaran, juga mengatakan kalau pihak asing tersebut masih melakukan penjajakan yang mendalam seperti apa investasi diinginkan.

“Meskipun tawaran itu nantinya berbentuk pembanguman infrastruktur publik kawasan wisata, apakah bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, itu yang terpenting,” ungkapnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, dalam hal ini menunggu keseriusan dan seperti apa konsepnya.

“Kalau Lumajang memiliki konsep Community Based Tourism (CBT) dalam mengembangkan potensi wisata,” bebernya.

Sememtara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Stren Resourches, Dinnah Tanuharja kepada media juga menjelaskan jika pihaknya sangat tertarik untuk mengelola obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini.

Menurutnya, ada yang menarik di Desa Argosari Kecamatan Senduro, disana ada rumah suku Tengger. Bila dikembangkan menjadi home stay akan jauh lebih menarik wisawatan datang ke Lumajang.

“Kami lebih suka mengembangkan wisata alam dan kultur,” paparnya. (Sumber: www. suaraindonesia-news.com)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.