Halloween party ideas 2015


Boleh jadi, selama ini banyak kalangan mengenal Uzbekistan sebagai negeri yang berlimpah wanita-wanita berparas cantik. Padahal, sejatinya Uzbekistan memiliki seni budaya dan sejarah yang mengangumkan dan tak kalah menariknya, khususnya peradaban Islam. Tidak hanya itu, Uzbekistan juga memiliki destinasi wisata yang memesona dan tak terlepas dari peradaban Islam abad pertengahan yang menawan.

Demikian disampaikan mantan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Shavkat Jamalov kepada hajiumrahnews.com di sela kunjungannya ke kantor Gaido Travel&Tours (Gaido Travel)  di Jakarta, pada Senin (9/7).

Memang, kedatangan Shavkat Jamalov yang pernah bertugas sebagai dubes di Indonesia selama 10 tahun, kali ini bertindak sebagai CEO Asia Tours Elite (Asia Tours), sebuah biro travel asal Uzbekistan, dalam rangka penandatanganan memorandum of  understanding (MoU) dengan Gaido Travel. Pihaknya meyakini tak salah memilih Gaido Travel sebagai mitra kerja yang strategis dalam pengembangan bisnis dan pemasaran bagi kedua negara.

“Sebagai mantan dubes, saya sangat paham betul peluang dan potensi pasar yang ada di Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Apalagi soal potensi wisata di negeri saya Uzbekistan yang tak lepas dari perkembangan sejarah Islam dunia perlu dipromosikan kepada kaum muslim Indonesia,” kata Shavkat Jamalov.

Dengan kerjasama ini, pihaknya akan mengembangkan berbagai potensi yang ada. Terlebih lagi dengan adanya regulasi baru yang dikeluarkan oleh kepala negara Uzbekistan yang baru dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama antara Uzbekistan Indonesia dalam berbagai bidang.

“Salah satunya adalah sejak Februari lalu pemerintah Uzbekistan memberlakukan bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berkunjung ke Uzbekistan,” kata Shavkat.

Tentu saja, kata Shavkat ini merupakan terobosan yang perlu diapresiasi oleh semua pihak dalam, khususnya Indonesia dan Uzbekistan dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral. “Dan ini merupakan peluang bagi kami untuk mengembangkan industri wisata halal yang ada di Uzbekistan,” ujarnya.

Selain itu, kata Shavkat, pihaknya juga tengah mengupayakan dibukanya rute penerbangan langsung Jakarta ke Tashkent dan sebaliknya. Tentunya hal ini diupayakan terkait dengan besarnya potensi perjalanan umrah, haji khusus dan halal travel di Indonesia. Dimana selama ini, lanjut Shavkat, Uzbekistan juga telah memiliki rute penerbangan langsung dari Tashkent – Jeddah. “Ini merupakan potensi besar, jika biro travel umrah asal Indonesia bisa menambah perjalanan umrah plusnya ke Uzbekistan,” katanya.

Pasalnya, Uzbekistan negara di kawasan Asia Tengah ini memiliki destinasi wisata religi yang menarik bagi masyarakat muslim dari Indonesia. “Kami menawarkan tempat-tempat ziarah di negara kami kepada para jamaah umrah maupun wisatawan asal Indonesia,” ujarnya.

Dalam sejarah peradaban dunia, Shavkat mengatakan, di Uzbekistan ada sejumlah tokoh terkenal, antara lain Imam Bukhari, pimpinan tarekat Naqsabandiyah Khwaja Bahauddin Naqsabandi, Abu Iso Muhammad At-Tarmiziy, Muhammad Abu Mansur al-Maturidhy, Amir Temur, dan Abu Ali Ibn Sina. “Selain itu, kami memiliki warisan budaya yang telah berusia ratusan tahun,” tambahnya.

Shavkat berharap, dengan adanya sinergi dua pihak ini akan membawa kebermanfaatan bersama antar kedua negara, dalam pengembangan pariwisata halal, maupun penyelenggaraan haji khusus dan umrah. “Rencananya kami akan menggelar promosi potensi wisata Uzbekistan. Salah satunya Rabu nanti di Jakarta, pemerintah Uzbekistan dalam hal ini kedutaan besar di Indonesia akan presentasikan program di hadapan para pelaku bisnis biro perjalanan,” katanya.

Founder Gaido Travel, Muhammad Hasan  Gaido yang ditemui di tempat yang sama, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Shavkat Jamalov yang pernah bertugas sebagai dubes di Indonesia dalam mengembangkan wisata halal di dunia.

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.