Halloween party ideas 2015


Wilayah Grobogan, Jawa Tengah ternyata masih memiliki banyak potensi wisata. Wujudnya berupa gua alam yang terdapat di kawasan kars pegunungan Kendeng Utara. Hal itu disampaikan Dosen Undip sekaligus pemerhati ekowisata Fuad Muhammad dalam Workshop Pengelolaan Kawasan Bentang Alam Karst Sukolilo wilayah Kabupaten Grobogan di gedung Riptaloka, Selasa (25/9).

“Banyak potensi wisata di kawasan karst pegunungan Kendeng Utara yang bisa dikembangkan. Selain sumber mata air, di kawasan tersebut terdapat gua yang dapat dijadikan destinasi wisata menarik,” kata Fuad.

Ia mengatakan, di sepanjang kawasan kars Kendeng Utara terdapat sekitar 300 an gua alam. Khusus yang masuk wilayah Grobogan, sedikitnya ada 53 gua yang tersebar dari Kecamatan Klambu hingga Ngaringan.

“Pemerintah dan masyarakat sekitar perlu didorong untuk menjadikan gua alam itu jadi tempat wisata. Dengan begitu, kelestarian lingkungan di kawasan karst ini tetap terjaga,” jelasnya.

Menurut Fuad, kawasan karst Kendeng Utara merupakan warisan dunia yang harus dilestarikan. Namun, untuk pengelolaannya membutuhkan panduan regulasi dari pemerintahsan sebuah kajian strategis.

Selain itu, perlu dilakukan pula zonasi kawasan Karst dan penyusunan detail tata ruang kawasan karst kendeng. Pemerintah perlu menyiapkan fasilitas laboratorium riset serta pembangunan museum.

Fuad menjelaskan, disisi lain, masyarakat juga perlu diberi pemahaman tentang gua. Yakni, di dalam gua terdapat ornament yang langka dan indah. Gua-gua itu juga dulunya menjadi hunian manusia purba dan satwa.

‘’Gua juga menjadi tempat masuknya sungai permukaan ke sungai bawah tanah. Untuk itu masyarakat perlu menjaga dan tidak mencemari gua serta lingkungannya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Assisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo mengatakan, minat masyarakat dalam mengembangkan wisata di kawasan Karst dinilai sudah cukup baik. Salah satunya adalah pembuatan tempat wisata di Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari dan Agrowisata buah kelengkeng di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan. (Sumber: www.murianews.com)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.