Halloween party ideas 2015


Sektor pariwisata dinilai menjadi alternatif sumber pendapatan nasional di tengah gejolak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Panky Tri Febiansyah memaparkan soal elastisitas nilai tukar terhadap pariwisata dalam Media Briefing “Tantangan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Tengah Gejolak Nilai Tukar” di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta, Rabu (17/10).

Ia menjelaskan hubungan antara rupiah melemah dengan jumlah wisatawan asing yang semakin banyak, dengan asumsi para turis memang mencari tempat lebih murah untuk berlibur.

Ketika nilai rupiah melemah terhadap dolar AS, justru Indonesia menjadi tempat yang lebih menggiurkan untuk melepas penat karena wisatawan bisa lebih diuntungkan karena segala hal jadi serba murah.

"Mengapa tidak coba ambil peluang, dorong agar banyak wisatawan mancanegara masuk," ujar Panky.

Berdasarkan data, angka elastisitas perubahan nilai tukar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 0,7059.

Artinya, ketika nilai rupiah terhadap dolar AS turun Rp100, ada peluang jumlah wisatawan akan bertambah jadi 70.000 orang. (Sumber: www.wartaekonomi.co.id)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.