Halloween party ideas 2015


Untuk lebih memberikan jaminan kesehatan dan kenyamanan bagi jamaah haji dan umrah, Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI)  sepakat menjalin kerjasama dengan CIU Insurance. Kesepakatan kedua belah pihak untuk mengcover kebutuhan asuransi bagi jamaah umrah tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang penandatangannya dilakukan oleh Ketua Koperasi SAPUHI, H. Adi Sofyan dan Direktur Utama Citra Internasional Underwriters (CIU) Luki Hermanto Wahjoe di salah sebuah cafe di Jakarta, Senin (17/12).

Menurut Ketua Koperasi SAPUHI, H. Adi Sofyan, dari 200 anggota SAPUHI dimana rata-rata keberangkatan yang mencapai 100.000 jamaah haji dan umrah setiap tahunnya, maka otomatis mereka harus tercover oleh asuransi. Dan dengan kerjasama ini, maka SAPUHI akan menarik anggotanya untuk menggunakan asuransi yang telah dipilih, yaitu CIU insurance.

Menurut Adi, dengan biaya asuransi yang lebih ringan maka komponen biaya perjalanan akan lebih berkurang sehingga pihaknya bisa membuat paket yang lebih menarik dan meringankan jemaah.

"Dari analisa kami, 70% masyarakat memilih paket ekonomis, sehingga dengan demikian, asuransi yang hemat bisa kami tawarkan ke jamaah," ujar Adi.

Sementara itu, Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi mengatakan, sebanyak 65 anggota Sapuhi sudah menggunakan CIU Insurance.

“Semoga kerjasama ini berjalan lancar, diridhoi Allah, dikehendaki Allah,” kata Syam Resfiadi di tempat yang sama.


Sementara itu, Direktur Marketing CIU Insurance, Nickolai Indrarajasa mengakui animo dari produk yang ditawarkan pihaknya cukup baik. Oleh karenanya, dengan kerjasama ini diharapkan 60.000 hingga 80.000 jamaah bisa tercover asuransi.

"Apalagi, produk yang diluncurkan sesuai dengan market anggota yang ada di SAPUHI," ujarnya.

Nickolai menjelaskan, tahun ini CIU Insurance menerbitkan tiga produk baru. Ketiga produk tersebut antara lain, Asuransi perjalanan umrah Basic, VIP dan VVIP.

“Asuransi perjalanan umrah basic, VIP dan VVIP ini memberikan perlindungan selama 44 hari yang terdiri dari 30 hari sebelum keberangkatan, 12 hari saat umrah dan 2 hari setelah kepulangan,” jelas Nickolai.

Menurut Nickolai, ketiga produk asuransi ini memberikan jaminan kepada calon jamaah yang ingin membatalkan keberangkatan ke Tanah Suci dengan alasan sakit keras atau meninggal dunia. Jaminan perindungan lain juga meliputi kecelakaan, biaya perawatan medis, kompensasi keterlambatan perjalanan, kehilangan barang pribadi, kehilangan dokumen perjalanan, hingga biaya perawatan medis rawat inap.

Selain banyaknya kebutuhan jamaah yang dicover CIU Insurance, proses klaim yang dilakukan jamaah kepada CIU Insurance juga sangat mudah, bisa dilakukan dengan menggunakan WhatsApp. “Proses klaim bisa pakai WA tanpa harus hardcopy selain resume medis. Tinggal difoto terus kirim ke kami,” ucapnya. (Sumber: Redaksi)



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.