Halloween party ideas 2015


Bekerjasa dengan Lembaga Organizer IPBL (international Project Based-Learning) 2019 kelompok sadar wisata (Pokdarwis Pesona Munding) Desa Wisata Munding mengadakan wisata edukasi tradisi dan budaya bertemakan "Pembelajaran Berbasis Proyek Internasional 2019" dimana dalam pelaksanaanya peserta terdiri dari mahasiswa dan 21 turis. Acara digelar di Jalan raya mayor soeyoto KM.05 Desa Wisata Munding, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/8) malam

Acara yang diprakarsai oleh perwakilan Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Munding dan LO IPBL 2019 ini dilaksanakan selama dua hari dari 10-11 Agustus 2019 dan diikuti oleh peserta perwakilan mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang, Politekhnis Negeri Semarang dan Universitas Negeri Semarang juga perwakilan mahasiswa asing dari Asia Tenggara dan Eropa sebanyak 21 orang

Koordinator acara Nukhan Dzu Khalimun menuturkan, "Iya beberapa waktu yang lalu berkat koordinasi dan komunikasi yang baik kami dengan pihak LO IPBL 2019 kami sepakat dan bekerjasama untuk menyelengarakan acara di Desa Wisata Munding untuk acara tahun ini di mana dalam pelaksanaanya akan di ikuti oleh 29 mahasiswa dan perwakilan mahasiswa asing sebanyak 21 orang diantaranya dari Amerika latin, Pakistan, Uzbekistan, Thailand, Singapore, Malaysia,".

Nukhan  juga mengungkapkan bahwa acara yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan pemberian pembelajaran wisata dan budaya Indonesia, diantaranya tolak balak,  arakan atakan keliling kampung, prosesi penyembelihan Qur'ban hari Raya Idul Adha dan juga wisata kehidupan adat dan budaya di Desa Munding

"Untuk acara sendiri terbagi menjadi dua sesi, yaitu wisata tradisi dan budaya dimana ada tradisi desa, adat dan kebudayaan juga ada wisata dan edukasi terkait perayaan Hari Raya Idul Adha di desa ini," tambahnya.

Nukhan juga menegaskan bahwa kegiatan akan menjadi salah satu kerjasama bukan sebatas hubungan pariwisata saja tapi hubungan antar negara dan pengenalan pariwisata lokal Indonesia sampai ke mancanegara. "Di dalamnya juga ada instansi pendidikan modern yang dapat dijadikan ajang pengenalan bahan pendidikan antar negara," ujar Nukhan yang juga pengurus Pokdarwis Desa Wisata Munding itu.

"Kedepan kami berharap semoga tidak hanya universitas di Semarang saja tapi juga universitas dan mahasiswa di Indonesia menjadi promotor dalam pengenalan budaya Indonesia dari sektor pariwsata juga sekaligus memperkenalkan keindahan adat dan budaya Indonesia di mata dunia," pungkasnya. (Sumber: Redaksi)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.