Halloween party ideas 2015


Pariwisata menjadi leading sector Kabupaten Lombok Utara. Hal tersebut tidak lepas dari pesona destinasi yang dimilikinya. Dari beberapa destinasi  antara lain tiga Gili. Yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Setiadi mengatakan, wisataman yang datang ke Lombok sebenarnya datang ke gili, gili lebih dikenal dari pada Lombok, tiga gili sebagai pintu masuk wisatawan asing ke Lombok utara yang dari Bali dan Labuan Bajo, dari Gili baru mereka menuju ke tempat tempat wisata lainya yang ada di pulau Lombok seperti mandalika, panatai selong belano, pantai kenari dan lainya.

Dari bali mereka menggunakan fastboat ke pelabuhan Gili dari pintu masuk Gili ini sudah mencapai 196 ribu wisatawan asing selama Januari hingga Juni 2019 ini.

“Ada juga yang dari bangsal, biasanya mereka datang melalui bandara yang langsung ke Lombok, namun sebagian besar turis asing yang datang masuk melalui Gili,” ujar Setiadi di Pemenangan Lombok Utara, Selasa (6/8).

Setiadi menambahkan, banyak tempat wisata di Lombok utara tidak hanya pantainya tapi juga di daratan seperti di Kayangan ada air tejun Sendang Gile, Tiu Kelep,Tui Teja, Tiu Bombong dan ada rumah adat Gumantar juga ada pantainya serta wisata kepegunungan Rinjani.

Di Pemenang, juga ada lengkap seperti pantai , air tejun, wisata menyelam, mau tracking ada di malaka, track sepeda juga ada, jadi lengkap semua ada di Lombok Utara.

“Namun sebagian besar wisatawan asing lebih banyak mendatangi pantai,karena mereka suka pantai terutama wisatawan dari Australia dan dari Eropa seperti dari Jerman dan Inggris, tuturnya

Menurutnya, wisatawan yang datang ke Lombok didominasi dari luar negeri sementara dari local masih sedikit. Wisatawan asing yang datang ke Lombok sekitar 60 persen dari Lombok Utara yang melalui Gili.

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok utara dari awal tahun 2019 hingga Juni 2019 total sekitar 233.759 orang.

“Wisatawan asing yang masuk ke Lombok utara hingga Juni 2019 sekitar 60 persen dari jumlah total 233.759 orang atau sekitar 196.000 orang. Dengan demikian apabila dikalikan Rp 5000 per orang maka akan mendapatkan jumlah Rp701.275.000. ini akan membantu meningkatkan PAD. Apalagi ditambah wisatawan local,” ujarnya.

Setiadi mejelaskan, peningkatan PAD Lombok Utara tidak lepas dari pesona destinasi yang dimilikinya. Dari beberapa destinasi, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Ketiga destinasi memiliki porsi 60 persen sebagai penyumbang PAD terbesar dari total income di sektor pariwisata.

“Dari tiga Gili tersebut. Artinya, arus masuk wisatawan sangat kompetitif. Kami tentu gembira karena ketiga Gili terus eksis dan jadi sumber inkam bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya. (Sumber: www.infopublik.id)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.