Halloween party ideas 2015


Ribuan masyarakat dari berbagai daerah mengantri untuk mendapatkan nasi brekat yang dibagi-bagikan oleh pihak Menara Kudus dalam rangkaian acara Tradisi Buka Luwur (penutup makam) Sunan Kudus (Syekh Ja'far Shodiq). Dimana ada sebanyak 33ribu nasi brekat yang dibagikan dalam bentuk keranjang maupun bungkus daun jati. Nasi ini dipercaya oleh masyarakat membawa berkah sehingga mereka rela mengantre dari subuh. Salah satu warga asal Lamongan Jawa Timur Marfuah (45), ia bersama rombongan sedang berziarah ke makam-makam wali songo, ternyata kebetulan pas sampai di makam Sunan Kudus ditutup karena ada tradisi buka luwur. "Makanya kami langsung ikut antre nasi brekat semoga menjadi berkah", katanya, Selasa (10/9).

Pujiati warga asal Demak juga mengaku sengaja datang ke Kudus untuk ikut mengantre pembagian nasi brekat. "Saya hampir tiap tahun ikut acara ini", ujarnya. Ia ikut antre beberapa kali dengan alasan rugi jika hanya dapat satu bungkus. Sebab nantinya nasi tersebut akan dibagikan kepada keluarga lainnya.

Dalam tradisi buka luwur yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram. Pihak yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM2SK) menerima sedekah dari masyarakat baik itu pribadi maupun perusahaan. Tahun ini ada 13 ton beras, 14 ekor kerbau dan 84 ekor kambing. "Beras tidak semua kita masak hanya 7,28 ton menjadi 33ribu nasi brekat baik yang dibungkus daun jati maupun keranjang. Sedangkan daging kambing dan kerbau kita masak bumbu uyah asem atau yang terkenal dengan istilah nasi jangkrik," kata Ketua yayasan YM2SK, KH Em Najib Hasan.

Ia menjelaskan, rangkaian acara buka luwur diawali dengan jamasan pusaka keris kyai Cintoko, pembukaan kain mori penutup makam, pembagian bubur Asyura sebanyak 800 takir (tempat daun pisang). Serta puncaknya hari ini pemasangan kain penutup makam dan pembagian nasi brekat. (Kontributor: Sutini)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.