Halloween party ideas 2015


DPD HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) DKI Jakarta siap mendukung Diparekraf DKI Jakarta untuk menyosialisasikan peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan covid-19 di lingkungan industri pariwisata. Hal itu dikatakan Kepala Biro Kemitraan DPD HPI DKI Jakarta, Arsiya Heni Puspita di sela sosialisasi peningkatan kewaspadaan risiko penularan covid-19 di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Diparekraf)  DKI Jakarta, Rabu (4/3).

Menurut Heni atau yang akrab disapa HDL, sebagai pemandu wisata yang merupakan garda terdepan pariwisata Indonesia yang langsung bertemu dengan wisatawan mancanegara juga wisatawan nusantara akan mengikuti prosedur yang berlaku, jika bertemu dengan wisatawan yang memiliki gejala deman dan lainnya. 

Sementara itu Kadisparekraf DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Covid-19 di Lingkungan Industri Pariwisata.  "SOP Penanganan Covid-19 di Industri Pariwisata akan kami infokan dua sampai tiga hari kedepan," tambah Cucu.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang diwakili oleh dr. Dwi Octavia, menjelaskan bahwa pihaknya siap memberikan sosialisasi bagi masyarakat yang membutuhkan terkait corona. "Tentunya bekerjasama dengan suku dinas kesehatan serta Puskesmas di setiap daerah," ujarnya. 

dr. Dwi Octavia juga memberikan paparan terkait perkembangan terkini di Jakarta serta cara pencegahan covid-19. "Tidak panik tapi tetap waspada," kata dr. Dwi Octavia yang biasa di sapa Lies ini.

Acara sosialisasi peningkatan kewaspadaan risiko penularan covid-19 dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Diparekraf) DKI Jakarta beserta jajaran terkait, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan  Asosiasi Pariwisata (Dewan Pimpinan Daerah), seperti: DPD HPI DKI Jakarta (Himpunan Pramuwisata Indonesia), Asita, PHRI, APJI, MPI, Putri, Asphija, ARKI, Aspindo, Himpuh, Sapuhi, INCCA, ASPI, JHA dan APPBI. (Redaksi)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.